Waktu Terbaik Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil

obat-untuk-memperbanyak-sperma

Merencanakan kehamilan, bagi pasangan suami istri sangat erat hubungannya dengan masa subur wanita. Ya, hal ini disebabkan karena kehamilan secara normal akan terjadi ketika pasangan suami-istri melakukan hubungan intim pada saat sang istri berada pada masa subur atau ovulasi. Pada saat itulah sperma dari sang suami akan bisa membuahi ovum atau sel telur yang telah siap (matang) dari istri. Karena sel ovum tersebut hanya akan dilepaskan pada saat masa subur saja.

Hal inilah yang sering menyebabkan pasangan suami istri yang telah lama menikah tapi belum dikaruniai anak. Bisa saja itu disebabkan karena mereka melakukan hubungan intim pada saat yang tidak tepat, yaitu bukan pada masa subur.

Pentingnya Anda mengetahui masa subur, bukan hanya untuk dijadikan dasar pada program hamil saja. Tetapi juga bisa digunakan untuk mereka yang sedang menunda kehamilan. Pasangan yang ingin menunda kehamilan bisa menggunakan perhitungan masa subur wanita ini sebagai patokan dalam melakukan hubungan suami istri.

Cara menghitung masa subur wanita

Ada beberapa cara menghitung masa subur wanita setelah haid. Akan tetapi menurut kami saat ini yang paling akurat bisa dilakukan dengan sistim kalender, mengukur suhu basal badan, menilai lendir mulut rahim, dan pemeriksaan dengan kit ovulasi.

Langkah ini tentunya hanya bisa dilakukan apabila secara keseluruhan Anda dan pasangan tidak memiliki masalah secara fisik dan organ reproduksi. Atau dipastikan kondisi Anda dan pasangan sehat secara jasmani (subur) namun masih belum juga bisa hamil setelah berkali-kali melakukan hubungan suami-istri.

Namun pada kesempatan ini, kami hanya akan mengulas tips cara menghitung masa subur wanita setelah haid dengan sistem kalender saja. Sebaiknya bagi para ibu mulai saat ini untuk membiasakan diri memberi tanda pada tanggal haid Anda setiap bulan. Tanda ini boleh apa saja, mau berupa coretan di kalender atau catatan di kertas kecil dan media lainnya boleh-boleh saja. Yang penting jelas dan mudah untuk Anda ingat.

Yang pertama Anda pasti sudah tahu, siklus haid seorang wanita yang normal berlangsung antara 21 hingga 35 hari ya… Misalnya nih, hari pertama Anda haid tanggal 5 Januari, maka haid berikutnya tanggal 1 Februari. Jadi siklus haid adalah lamanya hari mulai dari tanggal 5 Januari hingga tanggal 1 Februari tersebut. Atau secara perhitungan selama 27 hari. Sudah faham yah…! Kalau sudah, langsung saja kita masuk ke kalender perhitungan.

Banyak terjadi kesalahan persepsi yang ada di masayakat. Dimana sebagian besar wanita memiliki anggapan bahwa masa subur mereka adalah pada hari ke-14. Perkiraan seperti ini tidak tepat, meski tidak 100% salah. Kenapa? Karena bisa saja ovulasi dan masa subur setiap wanita berbeda-beda. Hal ini tergantung dari panjang dan teratur atau tidaknya siklus haid masing-masing individu. Untuk kebih jelasnya bisa Anda simak tabel di siklus haid dibawah ini.

cara-menghitung-masa-subur-wanita
Tabel siklus menstruasi

Nah, sekarang bagaimana jika ternyata siklus haid-nya tidak teratur? Jika siklus haid Anda ternyata juga tidak teratur. Maka Anda harus menyiapkan catatan tentang siklus haid Anda selama minimal 6 bulan. Cara menghitung masa subur Anda adalah sebagai berikut:

Siklus haid terpendek dikurangi 18 dan siklus haid terpanjang dikurangi 11. Hasil dari pengurangan tersebut adalah rentang masa subur Anda.

Kita buat contoh:

Misalnya, siklus haid terpendek 28 (28-18=10) dan siklus haid terpanjang 37 (37-11=26). Berarti masa subur Anda antara hari ke-10 hingga hari ke-26.

Ya, Rentang masa subur ini memang jadi sangat panjang, sehingga akan lebih sulit untuk menentukan kapan tepatnya terjadi ovulasi. Tapi, perlu Anda upayakan pada masa-masa tersebut.

Semoga bermanfaat…. silahkan di share untuk memberikan manfaat pada saudara-saudara kita yang lain.

Pengunjung juga mencari:

  • posisi hubungan intim agar cepat hamil
cara-cepat-hamil-ahlikesehatan-680x80

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *